Jumat, 29 Januari 2016

Kisah Orang Miskin Jadi Kaya Raya

Kisah Orang Miskin Jadi Kaya Raya - Keberhasilan dalam hidup adalah kebanggaan dan cita-cita semua orang. Banyak orang sukses dalam berbagai bidang. Seperti bidang seni, tarik suara, ekonomi, sosial, agama, politik, karier dll. Namun untuk mencapai kesuksesan tersebut tidaklah mudah. Berbagai hambatan dan rintangan akan datang menerjang. Dengan sikap sabar, tekun, menyenangi pekerjaan dan pantang menyerah maka semua hambatan tersebut dapat ditanggulangi secara baik. Apalagi orang yang memiliki keterbatasan biasanya akan lebih sulit mendapatkan kekayaan. Tapi beruntung mereka akan memiliki mental yang kuat untuk sukses. Dimana dalam dada mereka orang akan sukses itu tertanam jiwa bahwa saya harus sukses. Dan tercapailah semua itu berkat kemauan dan pengetahuan mereka. Salah satu orang yang sukses dari bawah atau nol adalah pria yang berasal dari negara Italia bernama Leonardo Del Vecchio yang kini menjadi orang paling kaya kedua di negara pizza ini. 
Kisah Orang Miskin Jadi Kaya Raya
Kisah Orang Miskin Jadi Kaya Raya
Awalnya orang miskin tapi kini menjadi kaya raya. Itulah kisah yang dialami oleh pria yang akrab disapa Leonardo. Pria tampan ini kini dikenal sebagai orang paling kaya di negara Itali urutan kedua. Hal ini tak terlepas dari bisnis yang dimilikinya yakni sebuah perusahaan Luxottica. Sebagai presiden dari perusahan besar Luxottica ia menjalankan usahanya dengan kerja keras hingga mencapai keberhasilan sekarang ini. Lalu bagaimana latar belakang Leonardo sebelum meraih kesuksesan? Cerita ini adalah nyata yang akan membuktikan kepada para pembaca bahwa hari ini tidak akan sama dengan hari mendatang. Di hari depan kehidupan kita bisa lebih baik seperti yang dialami oleh Leonardo Del Vecchio yang asalnya orang miskin menjadi kaya raya.
Kisah Orang Miskin Jadi Kaya Raya
Leonardo Del Vecchio lahir di Milan tahun 1935 dari sebuah keluarga yang sangat miskin. Ayahanda tercinta meninggal dunia terlebih dahulu sebelum ia dilahirkan. Hal tersebut membuat Leonardo kekurangan kasih sayang seorang ayah. Namun sang ibunda tercintalah yang merawat dan mengasuh Leonardo. Oleh sebab itu, Leonardo sangat bersedih hati. Apalagi karena kekurangan keuangan membuat ibunda tercinta menyerahkan Leonardo kecil kepada sebuah panti asuhan lokal.
Kemudian pada umur 7 tahun, Leonardo dirawat dan diasuh oleh seorang biarawati. Waktu terus berjalan. Leonardo sudah beranjak ke umur 14 tahun. Ia harus belajar hidup mandiri. Apalagi ia harus membiayai ekonomi keluarga tercintanya. Oleh sebab itu, Leonardo memilih bekerja sebagai karyawan bagian trainee di sebuah perusahaan pembuatan peralatan di daerah Milan. Di sela pekerjaannya, pada malam hari Leonardo sering belajar cara mendesain sebuah industri. Otak-atik pekerjaan sampingan ia lakukan di malam hari demi mencapai hidup yang lebih baik. Tiba-tiba ia sangat berminat dan passion untuk menekuni seni frame kaca mata. Untuk mewujudkan impian tersebut, Leonardo memilih pindah ke daerah Agordo sebagai pusat industri kerajinan kaca mata negara Italia.
Menjadi karyawan berarti memperkaya orang lain. Ketimbang memperkaya orang lain maka lebih baik memperkaya diri sendiri. Itulah pikiran Leonardo Del Vecchio selanjutnya. Dimana ia sudah bosan menjadi seorang karyawan membuat Leonardo memilih terjun dalam dunia bisnis yang asing baginya. Dunia bisnis yang ditekuninya adalah usaha pembuatan kacamata sesuai dengan passion yang ia miliki. Saat itu persaingan usaha perakitan kacamata di daerahnya sangat ketat. Namun hal itu tidak membuat hati Leonardo surut dan gentar. Ia yakin usaha pembuatan kacamata miliknya akan sukses besar kelak. Yang diperlukan adalah kerja keras dan sikap pantang menyerah. Apalagi ia sudah memiliki pengalaman kerja selama enam tahun sehingga memudahkan baginya dalam menjalankan bisnis kacamata. Untuk membedakannya dengan para kompetitor, ia menamakan usaha pembuatan kacamatanya dengan merek Luxottica.
Itulah kisah Leonardo Del Vecchio sebuah Kisah Orang Miskin Jadi Kaya Raya