Senin, 08 Agustus 2016

Artikel Cerita Tentang 17 Agustus 1945

Artikel Cerita Tentang 17 Agustus 1945 - Bangsa Indonesia belum merdeka. Iya kita belum merdeka. Lihatlah di perkotaan dan terutama di pedesaan banyak orang miskin yang hidup melarat kekurangan uang. Untuk makan saja sulit apalagi membeli barang yang sekunder dan mewah. Namun penulis juga melihat seorang artis yang kaya raya dengan penghasilan milyaran rupiah perbulan tetap miskin. Uang yang besar tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Kalau begitu kemiskinan tidak ada hubungannya dengan penghasilan. Penghasilan besar pun bisa jatuh miskin karena pengeluaran yang lebih besar. Sedangkan penghasilan kecil bisa kaya raya jika ia mampu mengeloka dengan baik. Tidak berlaku boros. Dan melakukan investasi.

Artikel Cerita Tentang 17 Agustus 1945
Artikel Cerita Tentang 17 Agustus 1945 (www.kumpulanmisteri.com)
Di tengah berbagai perlombaan dalam menyambut 17 Agustus hari kemerdekaan Indonesia ini seperti panjat pinang, balap bakiak, balap makan kerupuk dll kita harus merenung diri apakah kita sudah merdeka. Sepertinya kita masih belum merdeka. Kita masih hidup dalam kemiskinan. Orang yang merdeka sepenuhnya adalah bebas membeli apapun yang ia suka karena uang banyak. Bebas penjajahan dan bebas tekanan. Semoga dengan mometum 17 Agustus 1945 kita semakin termotivasi dan sadar untuk segera lepas dari penjajajah. Hidup merdeka sepenuhnya dari belenggu harta benda dan kemiskinan.

 Artikel Cerita Tentang 17 Agustus 1945
Akan tetapi jika dilihat dari segi agama islam, maka merdeka berarti terbebas dari gangguan setan terkutuk. Bebas dari kejahatan dan maksiat serta perbuatan dosa. Bebas untuk melakukan kebajikan. Oleh sebab itu, merdeka dalam harta mutlak diperlukan sebagaimana bebas dari hawa nafsu sesat. Untuk merdeka dari harta benda caranya simpel yakni bekerja serajin mungkin. Cari uang yang halal sebanyak-banyaknya. Sehingga bebas finansial. Sedangkan jika ingin merdeka dari hawa nafsu maka jangan menuruti hawa nafsu itu sendiri.

Semoga kita bisa meniru perjuangan para pahlawan yang sukses untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Tugas kita selanjutnya adalah memerdekakan diri sendiri dan orang di sekitar kita. Indah rasanya hidup bahagia. Hidup penuh kedamaian. Orang yang merdeka sehabis berjuang maka disebut pahlawan. Maukah anda disebut pahlawan. Marilah kita rebut kemerdekaan dengan bekerja keras dan kerja cerdas.
Merdeka adalah kata yang indah. Namun untuk merdeka harus diperjuangkan. Sebagaimana negara Indonesia yang harus berjuang untuk meraih kemerdekaan. Bagaimana seseorang bisa merdeka kalau bekerja tidak kerja keras, tidak berpikir keras. Marilah kita intropeksi diri. Hari berganti hari tanpa makna.

Harusnya kemerdekaan harus ditentukan kapan bagi diri sendiri. Besok hari kita harus merdeka, atau satu minggu ke depan kita harus merdeka. Namun untuk merdeka memerlukan waktu dan proses yang panjang. Seperti bisnis internet yang jika orang ingin sukses harus mengalami masa yang panjang. Kalau dirintis sekarang mungkin tahun depan bisa meraih kesuksesan. Dan sebuah keberhasilan baik trafik atau keuangan bisa diukur. Oleh sebab itu, merdeka kapan bisa ditentukan oleh diri anda sendiri. Lebih cepat merdeka lebih baik. Lebih cepat pensiun kaya lebih baik. Marilah kita melangkah dengan penuh gemilang dengan memanjatkan doa kepada Allah dan melakukan pekerjaan baik yang terukur. Misalnya merdeka dalam sepuluh tahun bisa disingkat menjadi satu tahun. Bagaimana caranya ya cari cara sendiri yang terbukti ampuh.

Baca : Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945

Proklamasi kemerdekaan bahwa dengan rahmat Allah SWT saya atas nama diri sendiri dengan ini menyatakan kemerdekaan diri sendiri tahun 2017. Bebas finansial dan merdeka dari keuangan. Pencapaian kemerdekaan dilaksanakan dengan cara seksama dan sesingkat-singkatnya. Atas nama saya Elan Suherlan. Ya Allah ampunilah aku amin. Artikel Cerita Tentang 17 Agustus 1945

Baca pula : Sejarah Peristiwa Kemerdekaan Indonesia artikel 17 agustus 1945