Rabu, 21 September 2016

Potensi Bisnis Pendidikan 2016



Potensi Bisnis Pendidikan 2016 – Menyikapi prospek dan potensi usaha di bidang pendidikan sangat besar. Seperti yang dilakukan BPK penabur yang mendirikan berbagai sekolah dari sabang sampai merauke. Dimana banyak murid yang masuk ke sekolahnya. Yang kemudian dikepalai oleh Bapak Iwan Tedjasukmana seorang yang mencintai dunia pendidikan.Pendidikan adalah kebutuhan utama manusia. 
Potensi Bisnis Pendidikan 2016

Dikaitkan dengan terobosan-terobosan yang sudah dilakukan Iwan saat ini serta obsesi-obsesinya, berkenaan dengan prospek ke depan sekolah SMAK 1 BPK Penabur Bandung, Iwan mengatakan bahwa ia optimis sekolah yang dipimpinnya bisa maju dan berkembang serta bisa mencapai apa yang diharapkan dari obsesi-obsesinya tersebut. "Jika saya melihat dari SDM kita yang ada dan siswa yang masuk ke sekolah ini sudah terseleksi dengan baik, maka saya optimis bahwa SMAK 1 BPK Penabur Bandung ke depannya bisa meraih apa yang diharapkannya",tuturnya.

Sebab dengan dibekalinya siswa-siswi SMAK 1 BPK Penabur Bandung dengan berbagai ilmu yang dibutuhkan di masyarakat dan di dunia pendidikan, sehingga masyarakat bisa menilai bahwa  lulusan SMAK 1 BPK Penabur Bandung tidak hanya menguasai yang umum saja, tetapi  dia juga mempunyai keterampilan. Menurut Iwan, rata-rata lulusan IPA SMAK 1 BPK Penabur Bandung lebih banyak melanjutkan ke pendidikan tinggi, dan dengan bekal keterampilan yang dimilikinya Iwan yakin dia serba bisa di jurusan yang dipilihnya di bangku kuliah. Iwan optimis bahwa pendidikan yang diberikan  di SMAK 1 BPK Penabur Bandung bisa menunjang kuliahnya dan kuliahnya tidak menjadi beban bahkan menjadi menyenangkan.

Sedangkan untuk lulusan IPS SMAK 1 BPK Penabur Bandung jika tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi, Iwan yakin lulusan sekolahnya bisa berperan lebih banyak di masyarakat. Karena dia sudah dikenalkan mengenai entrepreneurship, strategi-strategi atau siasat-siasat berwirausaha, cara mengatur pemasarannya, dan lain-lain. Potensi Bisnis Pendidikan 2016