Sabtu, 07 Maret 2015

Sukses Bisnis Siomay, Itulah Mudiarjo



Sukses Bisnis Siomay, Itulah Mudiarjo - Setiap orang mempunyai jalan hidupnya masing-masing. Ada orang yang ditakdirkan untuk sukses dalam bidang tertentu setelah menekuni usaha tersebut dalam jangka waktu lama. Dan salah satu orang yang mengalaminya adalah bapak Mudiarjo. Pria yang ramah ini menjadi pengusaha sukses dan kaya raya berkat menekuni usaha di bidang kuliner Siomay Kang Cepot. Akan tetapi, kesuksesannya sekarang ini tidaklah didapat dengan berleha-leha dan dicapai tanpa kerjakeras. Justeru ia harus meraih keberhasilan dalam usahanya secara jatuh bangun, kerja keras, ulet, sabar, tekun dan yang penting ia selalu berdoa kepada Allah SWT.
 
Sukses Bisnis Siomay, Itulah Mudiarjo
Sukses Bisnis Siomay, Itulah Mudiarjo (http://www.resepresepmasakan.info)
Mudiarjo dilahirkan dari lingkungan keluarga yang sederhana sekali. Sehingga sejak kecil Mudiarjo telah terbiasa hidup mandiri bahkan ikut mencari uang untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari. Pada waktu remaja, Mudiarjo mengikuti jejak seseorang pergi ke kota Kembang Bandung untuk berdagang siomay. Di Bandung inilah, ia memperoleh berbagai pelajaran penting tentang cara pembuatan siomay dan cara berdagang siomay.

Kemudian, karena di kampungnya ada acara pemilihan kepala desa, Mudiarjo memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Purbalingga. Setelah salah seorang terpilih menjadi kepala desa di kampungnya, tanpa segan-segan Mudiarjo meminjam uang kepada kepala desa terpilih itu sebagai modal usaha untuk menjalankan sebuah bisnis. Untungnya, dari kepala desa terpilih tersebut Mudiarjo memperoleh pinjaman modal usaha sekitar Rp. 250.000. Uang itu dipergunakannya untuk membeli sebuah gerobak dorong beserta perlengkapannya yang lengkap. Sejak saat itulah, Mudiarjo mulai berdagang siomay menggunakan gerobak berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya di daerah Purbalingga.

Sukses Bisnis Siomay, Itulah Mudiarjo
Berjalan waktu, usaha berjualan siomay yang ditekuni Mudiarjo berkembang sangat pesat sehingga ia mampu melunasi pinjaman modal usahanya kepada kepala desa terpilih. Akan tetapi, usaha berjualan siomaynya kadang-kadang sepi para pembeli. Oleh sebab itu, untuk menyiasatinya ia juga bekerja sambilan menjadi seorang penarik becak untuk menambah pendapatannya.

Karena ajakan salah seorang temannya, pada tahun 1987 Mudiarjo merantau ke kota Yogyakarta mencoba mencari peruntungan di kota Gudeg tersebut dengan usaha berdagang siomay. Pria yang dilahirkan 51 tahun lalu di Banjarnegara ini kemudian mulai berdagang siomay di kota Yogyakarta sambil sesekali menjadi buruh tani dan penarik becak. Hal itu ia lakukan untuk memberikan nafkah yang mencukupi bagi enam anaknya  dan seorang isteri tercintanya.

Setelah memulai usaha berjualan siomay di Yogyakarta, Mudiarjo akhirnya mencoba berjualan siomay di berbagai daerah lainnya seperti Semarang, Pekalongan dan Solo. Namun, ia merasa sangat cocok berjualan siomay di daerah Yogyakarta. Oleh karena itu, sejak tahun 1994, Mudiarjo bersama anak dan istrinya memilih menetap di Kota Yogyakarta dengan mengontrak sebuah rumah. Sejak tahun 1994 itu pula Mudiarjo tak lagi berdagang siomay secara keliling. Namun ia memilih mangkal di sebuah tempat tepatnya di Jalan Kaliurang KM 8,5 Dayu Sinduharjo Ngaglik daerah Sleman.

Pada saat berjualan siomay secara keliling ia menamainya dengan Siomay Super. Namun setelah mempunyai lokasi mangkal di satu tempat, kini usaha siomaynya diberi nama Siomay Kang Cepot. Sebuah nama yang diambil dari sebuah ikon wayang golek di tanah sunda Jawa Barat yang khas sekali. Walaupun telah sukses, Mudiarjo tetap turun tangan dalam usahanya dengan meracik dan membuat adonan siomay beserta bumbu-bumbunya siomay yang khas. Siomay yang dijualnya ada dua jenis pilihan yakni siomay biasa dan siomay special. Namun, tetap saja siomay yang dijual Mudiarjo sudah terkenal memiliki rasa yang enak dan lezat dengan rasa ikan tenggiri yang maknyus dan mantap. 

Ditanya mengenai omset usaha siomaynya, ia menyatakan sehari ia bisa mengantongi omset sebesar Rp.4 juta. Wow! Fantastis bukan?! Berkat usaha siomaynya, Mudiarjo mampu menyekolahkan dua orang anaknya hingga jenjang perguruan tinggi tepatnya menapaki fakultas kedokteran di sebuah universitas ternama di daerah Purwokerto dan Solo.

Itulah kisah Sukses Bisnis Siomay, Itulah Mudiarjo pria yang akrab dipanggil pak Mudi yang memulai usaha bisnis Siomay Kang Cepot dari tahun 1987. Setiap hari, pak Mudi bekerja meracik dan mengolah Siomay Kang Cepot secara telaten dan memastikan rasa siomay yang diolahnya tersebut memiliki rasa yang khas dan bercita rasa tinggi. Memang, pak Mudi merupakan orang satu-satunya penemu racikan khas Siomay Kang Cepot di tanah air. 

Baca juga : 

Peluang Bisnis Jagung Bakar