Senin, 01 Juni 2015

Sukses Usaha Bisnis Nasi Goreng



Sukses Usaha Bisnis Nasi Goreng - Setiap orang mempunyai pendirian masing-masing. Acapkali pendirian orangtua berbeda dengan pendirian sang anak. Hal ini wajar saja. Jaman berbeda, usia berbeda, pengalaman berbeda dan pandangan pun pastinya berbeda. Hal itulah yang dialami oleh pria bernama lengkap Hoekama Adibrata yang sukses menjalani bisnis nasi goreng. Padahal orangtua tercinta menginginkannya agar ia menyelesaikan kuliah S1 nya dan segera mencari pekerjaan yang baik. Namun pria yang akrab di sapa Hoekama ini lebih memilih sibuk berbisnis sekaligus menuntut ilmu di universitas. Baginya menjadi seorang pengusaha yang sukses lebih penting daripada menuntut ilmu di bangku kuliah.
 
Sukses Usaha Bisnis Nasi Goreng
Sukses Usaha Bisnis Nasi Goreng (http://www.ibnukhusairy.com)
Pria yang ramah ini sangat bersemangat menjadi seorang pengusaha atau wirausahawan sejak masuk di Universitas Muhammadiyah Malang Propinsi Jawa Timur di semester satu tepatnya tahun 2005. Akan tetapi, disebabkan beberapa hal niat itu tidak bisa diwujudkan. Tiga tahun kemudian, barulah bisa diwujudkan niatan menjadi wirausahawan. Lalu apa yang menyebabkan Hoekama bisa mewujudkan cita-citanya tersebut?

Hoekama bermodalkan keinginan kuat untuk memulai suatu usaha dan nekat, ia mendatangi tetangga-tetangganya dan juga kawan-kawannya hanya untuk mencari pinjaman modal bagi usaha yang akan dijalaninya yaitu usaha bisnis  nasi goreng dengan konsep tenda. Sejumlah kawan dan tetangganya memberikan pinjaman kepada Hoekama ala kadarnya. Sehingga terkumpullah uang sebanyak Rp.27 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli sebuah gerobak nasi goreng beserta peralatannya yang sangat lengkap. Selain itu, dengan modal sebesar itu, Hoekama gunakan pula untuk menyewa sebuah areal strategis yang asalnya tempat cuci mobil. Tempat tersebut direncanakan sebagai lokasi bisnisnya.

Sukses Usaha Bisnis Nasi Goreng
Mulailah pria yang ganteng ini menjalankan bisnis nasi gorengnya. Menu nasi goreng yang tersedia di kedainya antara lain nasi goreng ayam, jawa, daging, nasi goreng jamur dan sea food dan lain-lain. Yang kesemuanya ada 15 menu nasi goreng. Selain itu, pria yang menggemari film silat Kera Sakti ini  juga melengkapi dengan menu berbagai makanan ringan dan minuman ringan seperti kentang goreng.

Tahun pertama memulai usaha nasi goreng, keuntungan yang diraihnya belum stabil. Pendapatan dari bisnis nasi gorengnya perbulan masih berubah-ubah turun naik di kisaran Rp.4 juta hingga Rp.7 juta. Hal ini wajar. Sebab kedai usaha nasi gorengnya baru dibuka dan belum dikenal banyak orang. Perlahan-lahan pelanggan mulai berdatangan namun masih sedikit jumlahnya. Mungkin dikarenakan jumlah pesaing, para pedagang nasi goreng di kota Malang sangat banyak jumlahnya dan menjamur dimana-mana. Namun hal itu tidak mengendurkan Hoekama untuk berbisnis nasi goreng.

Pria tampan dan cerdas ini menyadari bahwa biaya operasional yang ia keluarkan untuk menjalankan bisnis nasi goreng tidaklah sedikit. Ia harus menggaji 2 orang pegawainya sebesar Rp.3.000.000 per bulan. Uang sebesar itu harus dipersiapkan ditambah lagi dengan biaya belanja bahan-bahan nasi goreng, dan biaya angsuran modal usaha. Dilema dirasakan pria baik hati ini. Ia sebagai seorang wirausahawan sekaligus mahasiswa yang menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi. Waktu yang terbagi-bagi antara bisnis dan kuliah itu menyulitkan dirinya. Apalagi usahanya belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Ia berpikir ulang untuk melanjutkan usaha nasi gorengnya itu atau tidak ? Atau lebih baik ia memilih melanjutkan kuliah saja tanpa berbisnis?

Namun disebabkan niatnya yang sudah bulat menjadi seorang pengusaha, maka ia lebih memilih untuk meneruskan usahanya dulu. Sedangkan kuliahnya di nomor duakan. Alasannya jika usaha nasi goreng sukses maka ia bisa melanjutkan kuliahnya lagi. Itulah kisah Hoekama yang sukses usaha bisnis nasi goreng. Untuk kelanjutan kisahnya dapat disimak pada artikel selanjutnya berjudul Nasi Goreng Laris Manis.

1 komentar :

terima kasih atas postingan tersebut, ini membuat saya mengingat kenangat sewaktu belajar menjadi seorang intrepreneur....
by. http://www.mexpublisher.com