Minggu, 16 Agustus 2015

Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945



Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 – Pada pagi hari ketika mendengarkan sebuah siaran radio, penulis merasa terharu mendengar lagu Indonesia Raya berkumandang. Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku. Disanalah aku berdiri jadi pandu ibuku. Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru untuk Indonesia merdeka. Tampaklah para wajah para pahlawan bangsa yang rela berperang dan gugur melawan penjajah Belanda. Demi Indonesia merdeka. Dalam jiwa dan raga mereka hanya ingin Indonesia merdeka walaupun mereka sekarang tidak pernah merasakan nikmat kemerdekaan Indonesia.

Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945
Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 
Indonesia raya merdeka-merdeka. Tanahku negeriku yang kucinta. Indonesia raya merdeka-merdeka hiduplah Indonesia raya. Penulis meneteskan air mata. Indonesia merdeka. Iya tulisah pada kali ini didedikasikan untuk kemerdekaan Indonesia yang ke-70. Dan lucunya lagi pada akhir siaran radio tersebut terdengar suara Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang sering dipanggil Ahok yang menyatakan selamat atas kemerdekaan Indonesia yang ke 70. Negara Amerika Serikat yang disebut Negara paling maju dalam demokrasi justeru kalah dari Indonesia dimana mereka belum pernah mempunyai presiden wanita. Sedangkan di Negara Indonesia pernah memiliki seorang presiden wanita pertama. 

Pada hari ini, 16 Agustus 2015 yang bertepatan pada hari Minggu sebenarnya penulis libur bekerja di kantor. Namun tetap bekerja. Tampak suasana desa sepi sebagaimana biasa. Dan pada hari raya 17 Agustus 1945 terbayang akan banyak lomba-lomba memeriahkan hari kemerdekaan RI yang ke 70. Lomba-lomba 17 Agustusan tersebut meliputi lomba panjat pinang, lomba bakiak, lomba balap kerupuk, lomba balap karung, lomba pukul air, lomba sendok kelereng, lomba tumpeng 17 Agustus, lomba catur, lomba sepakbola, dll. 

Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945
Yang dicari dari lomba 17 Agustus 1945 itu buka kemenangan tapi kesenangan. Adapun hadiahnya ala kadarnya seperti kaos, makanan dan lain-lain. Seru ramai dalam berbagai lomba memeriahkan HUT Indonesia yang ke 70. Semua gembira. Semua bersukacita. Apalagi besok penulis akan berangkat ke kota Bandung. Tentu disepanjang jalan akan banyak hiburan dalam memeriahkan hari 17 Agustus 1945. Akan banyak lomba yang dapat dilihat dipinggir jalan dalam memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70. 

Namun semua kembali kepada kita. Tugas kita adalah mengisi kemerdekaan Indonesia ini dengan kegiatan-kegiatan positif. Dengan karya-karya positif yang mampu membangun jiwa dan raga rakyat Indonesia seperti yang dicita-citakan lagu Indonesia Raya. Bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya untuk Indonesia Raya.
Akan tetapi Indonesia masih belum merdeka. Mengapa? Karena masih banyak korupsi, ketidakadilan. Kemiskinan, kebejatan moral, kemaksiatan dan lain sebagainya. Semua itu berarti jiwa manusia belum merdeka dari kemaksiatan. Belum merdeka dari setan terkutuk. Orang yang merdeka adalah mereka yang bebas beraktifitas, terbebas dari gangguan setan dan iblis. Bergerak bebas menciptakan karya kebaikan dan kebaikan untuk negeri dan bangsa Indonesia. Selamat hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 70. Marilah kita sambut dengan berbagai pembangunan di Negara ini.

Itulah makna hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Semoga bermanfaat dan berkesan bagi kita semuanya.

Baca juga :

Bisnis Yang Cocok Dijalankan Di Pedesaan