Sabtu, 29 Agustus 2015

Sukses Usaha Buah-Buahan Di Desa



Sukses Usaha Buah-Buahan Di Desa – Kampung merupakan sebuah daerah yang kesannya jauh dari keramaian dan masih jarangnya perumahan. Banyak orang yang memilih hidup di kampung karena tempat ini sangat nyaman, asri, udara yang masih bersih dengan suasana tenang dan kekeluargaan. Berbeda sekali dengan kehidupan di perkotaan yang sangat padat dengan hiruk pikuk aktifitas manusia dan padatnya orang serta perumahan.

Sukses Usaha Buah-Buahan Di Desa
Sukses Usaha Buah-Buahan Di Desa
Usaha di perkotaan sangat mudah dilakukan yang penting memiliki modal uang. Namun jika anda melakukan usaha di kampung akan sangat berbeda dengan usaha di kota. Salah satu jenis usaha yang dapat dijalankan di desa adalah bisnis menjual buah-buahan seperti papaya, buah mangga, lengkeng, apel, jeruk, dan lain sebagainya. Usaha ini terbukti laris manis dikunjungi banyak pembeli. Karena kebutuhan manusia akan buah-buahan merupakan kebutuhan pokok manusia agar ia dapat hidup sehat dan berkualitas.

Banyak jalan menuju Roma begitulah pepatah mengatakan. Hal ini mengandung arti bahwa seseorang harus memiliki sikap pantang menyerah dalam berusaha. Sebab jalan menuju kesuksesan sangat banyak. Namun untuk meraih kesuksesan harus disertai dengan kerja keras, tekun, ulet dan sabar. Begitupula yang dilakukan oleh pria bernama Mahmun yang awalnya berprofesi sebagai tukang ojeg. 

Sukses Usaha Buah-Buahan Di Desa
Pada tahun 1990-an kehidupan Mahmun tak menentu. Dimana ia tak memiliki pekerjaan tetap dan kadang-kadang memiliki penghasilan dari buruh membajak sawah milik orang lain. Profesi sebagai pembajak sawah merupakan jenis profesi yang tidak menjanjikan. Karena usaha ini mengandalkan waktu dan tenaga yang terbatas dengan upah kecil. Usaha sebagai pembajak sawah ia lakoni selama empat tahun. Selama empat tahun itu pula ia mampu membeli sebuah sepeda motor bekas dari hasil pekerjaan sebagai pembajak sawah. 

Kemudian Mahmun memutuskan menjadi tukang ojeg. Diharapkan usaha barunya tersebut dapat merubah kehidupan ekonominya. Sejak pagi hari atau subuh, Mahmun berangkat mencari konsumen dan pada malam hari pulang dengan segala keringat dan jerih payah. Namun Mahmun menjalani profesi sebagai tukang ojeg dengan sabar dan tekun. Pria tampan ini merasa tak lelah menjalani profesi sebagai tukang ojeg. Waktunya hampir habis dijalanan hanya untuk mencari penumpang dan mengantarkan penumpang. Bahkan ia kerapkali harus tidur di rumah sesama tukang ojeg karena larut malam sekali untuk pulang ke rumah. Praktis, ia jarang sekali berada di rumah.

Pria yang mengaku telah menikah sebanyak tiga kali ini dan mempunyai empat orang anak akhirnya memilih banting pekerjaan memilih pekerjaan lainnya yang lebih menjanjikan dan lebih menyenangkan yaitu usaha berjualan buah-buahan. Selain alasan itu, alasan lainnya menjadi pedagang buah karena usaha ojeg motor mengalami penurunan pelanggan. Disebabkan para pelanggannya sudah banyak yang memiliki sepeda motor.  
Saksikan kisah selanjutnya mengenai sukses usaha buah-buahan di desa di blog cari peluang usaha baru.blogspot.com. Salam sukses.