Senin, 01 Februari 2016

Kisah Orang Sukses Dengan Kerja Keras



Kisah Orang Sukses Dengan Kerja Keras - Inilah profil orang sukses dalam bidang jasa marga. Ia adalah pelopor dalam pengadaan GTO bagi jalan tol. GTO merupakan ide murni dari Gugus Kendali Mutu (GKM) di Cabang Tol Purbaleunyi. Idenya sudah ada sejak tahun 2006, dan baru terealisir 7 Februari 2007. Hal ini terjadi karena perlu dilakukan segala sesuatu untuk mencapai kesempurnaan alat sehingga bisa digunakan sampai sekarang. Dan, sebenarnya ini ide yang sangat sederhana, tak beda dengan sarana pengambilan tiket yang ada di beberapa tempat parkiran di kota besar.  
 
Kisah Orang Sukses Dengan Kerja Keras
Kisah Orang Sukses Dengan Kerja Keras
            Pada alat ini selain berlaku untuk pemakai jalan yang diberikan kartu, juga dapat digunakan untuk para pengguna ID Pass (kendaraan dinas pemerintahan dan purnawirawan). Caranya tinggal ditempelkan di alat scan, kemudian kartu akan keluar dan ALB pun terbuka. Teknologi modern sudah dimiliki PT. Jasa Marga (Persero) Cabang Purbaleunyi konsekuensi dari penerapan sistem yang dijalankan secara baik dan terpadu.
            Cerita awal tentang penggunaan GTO memang sempat membuat pemakai jalan bingung. Meski sudah dipasang spanduk, pengumuman di pintu masuk, tetap saja pemakai jalan tak mengerti. Beberapa pemakai jalan ada yang bingung di depan gardu, menengok kiri - kanan menunggu petugas memberi karcis tol, namun setelah petugas yang berdiri dari gardu menjelaskan bahwa gardu ini tanpa orang barulah mereka mengerti dan langsung melakukan transaksi.
Kisah Orang Sukses Dengan Kerja Keras
             Disinggung tentang obsesi yang mungkin masih terwujud, pria yang dikenal ulet dan pekerja keras ini mengatakan ia hanya mempunyai keinginan untuk memimpin dan menjalankan PT Jasa Marga (Persero) Cabang Purbaleunyi berjalan secara benar, bagus, rapih, dan sesuai job atau jalurnya. "Saya simple saja, tidak ada target apapun. Pokoknya Perusahaan ini harus menjadi yang terbaik, itu normatif," ujar pria yang mempunyai kakak yang kini bertempat tinggal di Jakarta.
            Di dalam menjalani kehidupan, termasuk menjalankan usaha, Ir. Hardjono Santoso mengatakan bahwa ia tidak mempunyai ataupun menganut filosofi / motto hidup yang terlalu rumit. "Saya hanya pasrah pada Allah SWT. Segala sesuatu memang sebetulnya simple, tidak ada yang bikin rumit". Dalam hal ini, ia menjalankan segala sesuatu secara apa adanya atau normatif, sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, tanpa memaksakan diri, serta bersikap low profile atau rendah hati dan tidak terlalu menonjolkan diri / sombong. Dan semua itu bermuara pada visi hidupnya yakni "Selamat Dunia Akhirat". Keinginan tersebut diwujudkannya dengan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT.
            "Selamat dunia akhirat merupakan hakikat dan visi hidup setiap orang beriman. Walaupun simple kadang-kadang setiap muslim seringkali lupa akan hal tersebut", tandas pria yang shaleh dan alim ini. Oleh karena itu, menurutnya, hidup ini harus mengingat terus hakikat dan visi hidup, yang artinya kita seyogyanya selalu menjalankan perintah-perintah atau konsep pikir Allah SWT yang terdapat di dalam Al-Qur'an. "Dan ketika di tempat kerja hendaknya kita mengamalkan ajaran Islam dengan melakukan kerja yang benar dan baik," pesan pria yang humoris dan murah senyum ini.
            Dalam kehidupan berumahtangga, Ir. Hardjono Santoso menikah dengan sang isteri tercinta, Susilaningsih Panglipur Dewi pada tahun 1987. Dan saat ini telah dikaruniai dua orang anak, 1 putra dan 1 putri. Keberhasilan dan kesuksesannya yang kini diraihnya tak lepas juga berkat pengertian dan dukungan penuh dari keluarganya, terutama isteri tercintanya. Dukungan mereka sangat berarti dalam menunjang karirnya. Untuk itu, ia sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan istri yang sangat setia mendampinginya.
            Sementara itu, kedua orang tua tercintanya saat masih hidup sangat memotivasi agar Hardjono bekerja secara benar dan menjalankan perintah-perintah Allah SWT. Ayahnya, R. Niti Pantiarso (alm.) merupakan seorang Bankir, yang terjun dalam dunia Perbankan. Dimana pernah ada suatu kejadian, seseorang datang ke rumahnya untuk menyuap atau kolusi. Akan tetapi, perbuatan jahat tersebut tidak diterima oleh beliau. Hal itulah yang dicontohkan langsung oleh orang tua tercinta sehingga mendorong dan membentuk jati diri Hardjono agar senantiasa jujur, bersih, dan bertanggung jawab sampai sekarang ini.
            Sedangkan pesannya kepada setiap orang, dalam jaman sekarang bahwa, "kita harus selalu ingat misi kehidupan awal manusia : selamat dunia akhirat dan mencari keridhoan Allah SWT. Jika seorang manusia lupa atas hal tersebut berarti ia tertipu dunia. Tetapi jika kita selalu ingat misi hidup serta mendekatkan diri pada Allah SWT berarti kita menang dari setan selama hidup di dunia ini. Semoga kita menjadi hamba Allah SWT yang selalu ingat Misi hidup," harapnya sambil menutup percakapan dengan Tim Profil.
Itulah Kisah Orang Sukses Dengan Kerja Keras. Semoga berguna. Baca juga :

Kisah Sukses Blogger Ladan Lashkari