Rabu, 10 Februari 2016

Usaha Yang Cocok Bagi Ibu Rumahtangga

Usaha Yang Cocok Bagi Ibu Rumahtangga - Seorang istri yang baik sebisa mungkin membantu suaminya dalam segala hal. Termasuk dalam urusan ekonomi keluarga. Seringkali karena penghasilan suami tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, seorang isteri turut bekerja mencari penghasilan dengan cara membuka usaha yang cukup menjanjikan. Hal itu pula yang dilakukan oleh Rini Suniarsih. Ia kebingungan dalam mencari bidang usaha yang cocok baginya sebagai seorang ibu rumahtangga. Kemudian ia mencoba peruntungan dengan membuka usaha produksi keripik pisang. Akan tetapi, sebagai pendatang baru dalam dunia bisnis keripik pisang membuatnya sulit berkembang. Pasar keripik pisang telah diambil dan dikuasai oleh usaha keripik pisang tetangganya yang telah mapan sebelumnya. Wanita yang bertempat tinggal di dusun Mayak Cibeber darah Cianjur Propinsi Jawa Barat ini kemudian mencari usaha lainnya yang lebih menguntungkan. Tapi apa ya.
Usaha Yang Cocok Bagi Ibu Rumahtangga
Usaha Yang Cocok Bagi Ibu Rumahtangga (http://www.kabarinews.com)
Sebelumnya Rini Suniarsih bekerja sebagai guru di sebuah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Namun semenjak menikah, ia fokus mengurus rumahtangga dan anak tercinta. Karena penghasilan suami dari berdagang baso goreng atau basreng secara keliling tidak memadai pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga sehari-hari maka ia berencana masuk ke dalam dunia wirausaha. Penghasilan suami sekitar Rp 20000 perhari. Namun ibu cantik ini masih kesulitan dalam memilih jenis usaha yang tepat baginya untuk menambah pendapatan keluarga. Ia terus berpikir. Ia melihat di daerah sekitarnya banyak talas. Hal ini harus dimanfaatkan sebagai sebuah potensi usaha yang bagus. Oleh karenanya, Rini mempunyai inspirasi bisnis untuk membuka usaha produksi keripik talas.
Usaha Yang Cocok Bagi Ibu Rumahtangga
Di dalam rumahnya Rini Suniarsih mengadakan berbagai ujicoba resep pembuatan keripik talas yang renyah, enak dan lezat. Percobaan pertama mengalami kegagalan. Kemudian ia mencoba resep keripik talas berikutnya. Hasilnya lebih baik dari sebelumnya tapi belum sempurna. Dipercobaan terakhir resep pembuatan keripik talas yang enak ditemukan. Wanita periang ini mulailah produksi keripik talas dalam jumlah terbatas untuk dibagikan secara gratis kepada tetangga sekitar. Hal ini ia lakukan sebagai uji coba atau tes pasar sebelum keripik talas buatannya dijual kepada publik.
Setelah respon tetangganya sangat bagus terhadap kualitas rasa dari keripik talas buatannya, wanita muda ini dibantu suami tercinta mulai memproduksi keripik talas dalam jumlah besar untuk dijual kepada masyarakat luas di daerahnya. Pada waktu itu, keripik talas buatannya hanya mempunyai satu rasa yakni asin. Selain itu, keripik talasnya tidak diberi label apapun. Benar-benar tanpa modifikasi rasa dan kemasan. Hanya bermodalkan nekat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari jelyarga tercinta. Untuk memasarkan keripik talas, Rini bersama suami tercinta melakukan dengan cara berjualan keliling dari satu rumah ke rumah. Pada waktu itu jumlah produksi perhari hanya 40 bungkus. Pada hari pertama berjualan keripik talas, Rini Suniarsih mampu menjual keripik talas hingga habis. Sedamgkan suami tercinta menyisakan lima bungkus keripik talas. Sebuah pencapaian yang cukup menjanjikan yang harus ditingkatkan di kemudian hari.
Demikianlah kisah sukses usaha yang cocok bagi ibu rumahtangga yang dijalani Rini Suniarsih. Semoga cerita usaha ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Untuk kelanjutan cerita bisnisnya bisa simak terus blog ini.