Kamis, 10 Maret 2016

Kisah Pengusaha Sukses Mainan Anak Edukatif

Kisah Pengusaha Sukses Mainan Anak Edukatif - Mengandalkan gaji dari pekerjaan sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. Apalagi sekarang ini harga barang dan kebutuhan pokok naik tajam tidak sejalan dengan peningkatan pendapatan. Atas hal itulah membuat seorang karyawan harus jeli melihat peluang pasar. Ia tidak bisa mengandalkan satu sumber penghasilan namun mesti mempunyai dua sumber penghasilan. Jika yang satu mengering maka ada pendapatan di usaha lain. Seperti yang dilakukan dengan indah dan manis oleh pria bernama lengkap Sholahudin Fuadi. Ia bekerja di sebuah perusahaan swasta tekstil sebagai karyawan bagian supervisor sekaligus menekuni usaha produksi mainan anak yang bersfiat edukasi di sela waktu luangnya.

Kisah Pengusaha Sukses Mainan Anak Edukatif
Kisah Pengusaha Sukses Mainan Anak Edukatif
Ia melihat sang buah hati tercinta pada waktu itu memerlukan sebuah mainan yang bersifat mendidik dan aman. Dan setelah mencari mainan anak seperti itu ternyata sangat sukar diperoleh di pasaran. Oleh sebab itu, dibantu sang isteri tercinta ia membuat beberapa mainan anak edukasi untuk memenuhi keperluan bermain buah hati tercinta. Kegiatan tersebut dilakukan di sela waktu luang sehabis pulang dari kantor dan di waktu libur. Bekerja menjadi supervisor bergaji besar di perusahaan tekstil terkenal di ibukota Jakarta tidak membuat Fuad lupa diri. Ia merasa harus mengubah nasib menjadi lebih baik dengan menjadi pengusaha. Dari sinilah ia kemudian memutuskan menjadi pengusaha mainan anak. Mainan anak buatannya dijual langsung ke pasaran untuk melihat respons konsumen. Sedikit coba coba atau iseng sebagai langkah awal memulai usaha mainan edukasi anak.

Ada tiga bentuk mainan anak yang dibuat Fuadi. Mainan anak ini bisa dibongkar pasang. Pertama, mainan anak berupa huruf dan abdjad. Kedua mainan anak bongkar pasang yang berupa angka. Dan ketiga, mainan anak bersifat bongkar pasang berupa bangun datar atau geometri. Namun seiring perkembangan usaha mainan edukasi anak yang dikelolanya berkembang pesat membuat sangat beragam mainan anak edukasi yang dimilikinya. Sekarang menurut pria ramah ini telah ada 1000 lebih model mainan anak edukasi yang dimilikinya yang keseluruhan terbuat dari bahan kayu. Selain menjual mainan anak edukasi dari bahan kayu, Fuadi juga menjual buku dan majalah khusus untuk balita. Adapun buku dan majalah khusus bayi dibeli dari para distributor untuk dijajakan kepada para pembeli sebagai aspek usaha diferensiasi atau kelengkapan produk.

Kisah Pengusaha Sukses Mainan Anak Edukatif
Pendek kata, Fuadi termasuk pribadi yang pantang menyerah. Sehabis pulang dari tempat kerjaan dan di waktu hari libur, ia menyempatkan untuk menjual dan memasarkan mainan anak edukasi buatannya. Pekerjaan yang dijalaninya sekarang ada dua yakni sebagai karyawan di perusahaan tekstil dan menjadi pengusaha mainan anak edukasi yang menjualnya langsung kepada para konsumen. Adapun usaha pembuatan mainan edukasi anak dibantu isteri tercinta bernama Ummu Masmu'ah. Tugas istrinya mengelola urusan produksi mainan anak edukasi. Sedangkan ia bertugas memasarkan mainan anak edukasi ke para konsumen. Bisnis mainan anak yang dijalankan oleh Fuadi dikerjakan secara rumahan dan termasuk usaha rumahan skala kecil. Namun perlahan-lahan usaha mainan anak yang ditekuni Fuadi berkembang pesat.
Bisnis mainan edukasi anak yang dilakoni pria humoris ini dikerjakan sebagai usaha tanpa modal. Karena Fuadi tidak membuat mainan anak kecuali telah ada yang memesannya. Pelayanan terhadap konsumen sangat ia perhatikan. Fuadi yang mengamtarkan langsung pesanan mainan anak edukasi ke tangan para konsumen. Sehingga usaha mainan edukasi anak yang dimiliki Sholahudin Fuadi bertambah besar karena semakin banyak pelanggan yang puas. Setiap hari bertambah terus pelanggannya yang tersebar di daerah. Hal ini sangat disyukurinya.

Pekerjaan yang dijalani Fuadi secara ganda atau double sebagai karyawan sekaligus pengusaha membuat ia sangat sibuk. Ia mesti mengatur waktu dengan baik. Dua pekerjaan tersebut dilakoni pria murah senyum ini selama 2 tahun. Dan selama dua tahun lula ia dan isteri tercinta melakukan bisnis usaha mainan edukasi anak yang menguntungkan. Setiap hari pula, Fuadi bekerja di perusahaan tekstil sambil membawa sebuah karrdus yang isinya mainan edukasi anak yang kemudian ia jual kepada rekan kerjanya di perusahaan tekstil terkenal di daerah Jakarta.

Pria berusia empat puluh tahun ini bekerja keras demi mendapatkan penghasilan tambahan yang mencukupi membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dengan cara memproduksi mainan anak dan memasarkannya. Mainan anak yang dibuatnya diberi merek Haula yang merupakan nama salah seorang anaknya. Beberapa bulan setelah fokus memproduksi barang mainan anak edukasi dibantu isteri kemudian ia fokus untuk memasarkan mainan anak tersebut ke sejumlah orang.

Secara kehendak Allah SWT, Fuadi berjumpa dengan pria yang pernah menjalankan usaha mainan edukasi anak serupa. Namun ia menutup usahanya. Di sinilah Fuadi mengajak pria sederhana ini untuk bekerjasama menyediakan kebutuhan produksi mainan anak edukasi yang kemudian dijual oleh Fuadi ke khalayak umum. Pria tersebut menyanggupinya.  Semenjak itu, usaha mainan anak edukasi yang dijalankan Fuadi berkembang pesat.

Kini pria yang beralamat di daerah Jatinegara kota Jakarta Timur ini mempunyai 4 produsen atau rumah produksi mainan anak kreatif dari bahan kayu yang tersebar di sejumlah tempat. Setiap satu rumah produksi mainan anak edukasi dari kayu mempunyai 50 orang pegawai. Hal ini membuktikan Fuadi turut serta dalam mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia. Sekarang hidup Fuadi kaya raya berkat usaha mainan anak edukasi kreatif. Kalau dulu ia juga fokus dalam produksi mainan anak tapi kini ia hanya fokus dalam bisnis dan pemasaran mainan anak edukasi dari kayu. Jelas itu membuat usaha mainan anak yang dikelolanya berkembang maju pesat. Kesuksesan yang diraih dalam bisnis mainan anak edukasi tak terlepas dari sikap kerja keras dan sifat pantang menyerah yang membekas dalam dirinya.

Sekarang pria yang tampil enerjik ini mempunyai banyak pengrajin di beberapa tempat. Jika ia membutuhkan mainan anak edukasi dalam jumlah tertentu tinggal memesan langsung kepada para pengrajin yang dibinanya. Pengrajin tersebut selama ini digenjot untuk menghasilkan mainan anak edukasi dalam jumlah tertentu setiap bulan sesuai kebutuhan dan pesanan dari para pelanggan. Sudah lama berkecimpung dalam dunia usaha mainan anak unik dan kreatif dari kayu membuat ia paham bahwa tidak semua jenis kayu bisa dibuat jadi mainan. Kayu yang bisa dijadikan mainan anak adalah kayu mahoni, kayu karet dan kayu pinus.
Untuk memasarkan produk mainan anak edukatif dari kayu buatannya ia telah melakukan beberapa strategi seperti mengikuti berbagai pameran kerajinan, mengikuti kegiatan pekan kerajinan anak yang diadakan oleh dinas ketenagakerjaan dan koperasi menengah UKM. Dijamin produk mainan anak edukasi yang ia jual sangat aman dipergunakan oleh anak-anak kecil. Karena telah melalui standar keamanan tinggi baik dalam bentuk maupun cat mainan anak kayu edukasi yang dibuktikan dengan sertifikat. Kini ia sedang mengurus proses standar nasional indonesia atau SNI.

Ditanya tentang omzet usaha mainan anak, Fuadi menyatakan penghasilan dari bisnis mainan anak sekitar Rp 6 miliar lebih pertahun. Dan lada tahun sekarang, Fuadi menargetkan meraup untung sebesar Rp 40 miliar pertahun dari usaha kerajinan mainan anak kreatif dan edukatif dari kayu. Untuk mewujudkan hal itu, Fuadi berencana mengekspor produk mainan anak edukatif buatannya ke sejumlah negara di seluruh dunia. Karena mendapatkan pesanan dari negara tersebut. Sedangkan proses mendapatkan serifikasi ekspor internasional sedang berjalan.

Fuadi telah menjelma menjadi pengusaha produk kreatif mainan anak yang sukses. Untuk membagikan ilmu dan kesuksesannya ia seringkali diikut sertakan dalam acara pelatihan bagi pelaku usaha kecil dan UKM. Fuadi juga kerapkali diundang menjadi dosen tamu di ssjumlah universitas ternama di Jakarta. Bebas finansial dan bebas waktu telah dialami Fuadi buah manis kerja kerasnya selama ini dalam membesarkan usaha bisnis mainan anak edukatif dari bahan kayu.

Pangsa pasar telah dikembangkan. Kini ia mulai fokus memasarkan produk mainan anak kreatif dan edukatif ke sejumlah sekolah di tanah air. Ia pun menjalin kerjasama dengan mitranya di sejumlah daerah di Indonesia. Itulah kisah sukses Fuadi yang sukses menekuni usaha mainan anak yang kreatif dan mendidik dari kayu. Semoga bisa memberikan manfaat bagi para pembaca. Kisah Pengusaha Sukses Mainan Anak Edukatif. Semoga kita bisa mengambil pelajaran bahwa banyak jenis usaha sampingan yang bisa dilakukan seperti bisnis mainan anak yang bersifat mendidik. Adapun pangsa pasar bisa dimulai dari lingkungan terdekat, tetangga dan saudara