Sabtu, 07 Mei 2016

Mengenal Jenis Macam Hukum Bacaan Mad Thabi’i



Mengenal Jenis Macam Hukum Bacaan Mad Thabi’i - Hari ini penulis teringat dengan hari guru dan guru yang telah menyayangi penulis sejak kecil. Ada seorang guru bernama Pak Cecep yang selalu memperhatikan penulis. Pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas mengenai hukum mad dalam bacaan Al-Qur’an. Apalagi sekarang ini menjelang hari bulan puasa Ramadhan.

Mengenal Jenis Macam Hukum Bacaan Mad Thabi’i
Mengenal Jenis Macam Hukum Bacaan Mad Thabi’i
Mad menurut bahasa berarti panjang. Dan menurut terminologi adalah sebuah bacaan dalam Al-Qur’an yang harus panjang karena bertemunya suatu huruf hijaiyah dengan hamzah, ya dan wawu. Adapun panjang bacaan mad bervariasi tergantung jenis mad itu sendiri. Bacaan mad yang panjang berkisar 2 hingga 3 ketukan.

Kini kita akan membahas mengenai jenis mad. Ada dua jenis mad yang tercantum dalam Al Qur’an. Yaitu Mad Thabii dan Mad Arfi. Mad thabii disebut pula mad asli. Sedangkan mad arfi disebut juga mad cabang yang berjumlah 14 jenis mad. Mad thabi’I dikenal sebagai mad biasa karena dibaca biasa sebanyak dua harakat. Misalnya jika ada huruf alif sesudah fathah maka disebut mad asli. Atau ada huruf hijaiyah ya sesudah kasrah maka disebut mad asli. Atau ada huruf wau sesudah dommah maka wajib dibaca mad yang berarti panjang sepanjang dua harakat. Contohnya : kitaabun, yaquulu, samii’un, dan lain sebagainya.

Mengenal Jenis Macam Hukum Bacaan Mad Thabi’i
Lalu ada jenis mad wajib muttasil yakni sebuah mad thabi’I yang bertemu dengan huruf hijaiyuah hamzah dalam satu kata. Sehingga dibaca 5 harakat. Misalnya Jaaaa-a, sawaaaaa’u

Jika tidak mengerti mungkin bisa mempelajari buku tajwid. Buku tajwid bisa diperoleh di toko buku terdekat dengan harga yang sangat murah.

Itulah selintas mengenai mad thabi’i yang sangat mudah dipelajari. Namun penulis ingin mengingatkan pada pembaca mengenai pentingnya membaca Al-Qur’an. Bahwa pahala dari membaca al-Qur’an sangat besar yang dihargai atau diberi pahala satu huruf satu pahala. Apalagi dibaca pada saat bulan Ramadhan pastinya pahala terus meningkat.

Bulan puasa Ramadhan tak terlepas dari bulan penuh keberkahan. Namun ada sebagian orang yang memanfaatkan bulan ramadhan untuk mencari nafkah dan keuntungan. Misalnya membuka usaha kolak, dan usaha minuman sop buah, usaha kue kering dll. Jenis usaha makanan dan minuman akan laris manis pada waktu hari puasa Ramadhan. Karena setiap orang membutuhkan makanan dan minuman untuk makan sahur ataupun untuk berbuka puasa.

Al-qur’an adalah kitab dari Allah SWT yang diturunkan kepada manusia sebagai pedoman dalam kehidupan. Al-Qur’an bukanlah untuk diperdebatkan melainkan untuk diamalkan. Perlu disyukuri bahwa banyak penghafal Al-Qur’an di tanah air dimulai dari kalangan anak-anak dan orang dewasa. Lomba membaca al qur’an dan tilawatil qur’an marak di Indonesia dan dunia. Namun pesan penulis jangan sampai lomba membaca Al Qur’an itu tidak dibarengi dengan lomba pemahaman Al-Qur’an. Pemahaman Al Qur’an lebih penting setelah bisa membaca Al-Qur’an. Jangan sampai orang beramai-ramai membaca kitab Allah SWT itu tapi tidak mengerti apa artinya. Laksana keledai membawa barang bawaan.
Untuk kisah selanjutnya dan mengenai hukum mad lainnya bisa simak terus blog ini. Blog ini bukan hanya untuk memberikan wawasan mengenai peluang usaha. Namun juga memberikan penerangan bagi kesehatan dan keagamaan seseorang. Di tengah bulan puasa Ramadhan sepertinya di Timur Tengah masih terjadi fenomena persaingan kekuasaan. Itulah Mengenal Jenis Macam Hukum Bacaan Mad Thabi’i