Sabtu, 23 Mei 2015

Kisah Sukses Berbisnis Sambal Pecel Khas Madiun



Kisah Sukses Berbisnis Sambal Pecel Khas Madiun - Dikisahkan sebelumnya pada artikel berjudul Sukses Usaha Sambal Pecel bahwasanya wanita bernama lengkap Kasiyem Rosmadji telah berhasil memasarkan sambal pecel madiun buatannya hingga ke Solo dan Yogyakarta. Produknya laris manis dibeli banyak orang. Dan semakin terkenal dari hari ke hari berkat getok tular atau pemasaran lewat mulut ke mulut berkat kesedapan dan kelezatan sambal pecel buatannya. Kemudian wanita yang enerjik ini memberikan label pada kemasan sambal pecel madiunnya dengan label sambal pecel khas Madiun Cap Jeruk Purut. Hal itu ia lakukan agar namanya semakin dikenal banyak orang dan tidak ada orang yang menjiplaknya.
 
Kisah Sukses Berbisnis Sambal Pecel Khas Madiun
Kisah Sukses Berbisnis Sambal Pecel Khas Madiun (http://www.tokoone.com)
Berselang kemudian, ia berinisiatif untuk mendaftarkan hak paten atas produknya tersebut. Akhirnya, wanita cantik ini mengurus prosedur pendaftaran hak patennya untuk Sambal Pecel Cap Jeruk Purut. Namun disebabkan dalam proses pengurusan untuk mendapatkan hak paten dari Departemen Kehakiman sangat sukar membuat ibu yang penyayang ini membatalkan niat tersebut.

Kepada sejumlah temannya, ia mengutarakan kesulitannya dalam memperoleh hak paten atas sambal pecel buatannya. Spontan, sejumlah kecil temannya tersebut bersedia membantu Kasiyem dalam memperoleh hak paten atas sambal pecel madiunnya. Pada akhirnya di tahun 2000, pengusaha sukses ini berhasil meraih hak paten atas sambal pecel madiun Cap Jeruk Purut. Berselang kemudian di tahun 2002, ia sukses memperoleh sertifikat halal dari MUI Pusat atas sambal pecel khas Madiun Cap Jeruk Purut.

Kisah Sukses Berbisnis Sambal Pecel Khas Madiun
Berbekal hak paten dari Departemen Kehakiman dan Sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia membuat Kasiyem semakin yakin bisnisnya akan berkembang dan maju pesat. Wanita yang sekarang memiliki 25 karyawan ini menyatakan dalam satu hari usahanya dapat menjual 600 kemasan sambal pecel khas madiun cap Jeruk Purut. Adapun harga yang ia jual sebesar Rp.11 ribu untuk kemasan per 5 ons, Rp.5 ribu untuk sambal pecel berukuran 2,5 ons, serta harga Rp.20 ribu untuk kemasan sambal pecel per satu kg.

Dari usaha sambal pecel dalam sehari Kasiyem bisa memproduksi 1,5 kuintal sambal pecel. Dan patut disyukurinya usaha sambal pecel khas madiun cap jeruk purut yang dilakoni Kasiyem mampu memberikan penghasilan lumayan besar. Dimana setiap bulan wanita pekerja keras ini mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp.200.000.000 dari bisnis sambal pecelnya. Wow lumayan bukan?!

Sementara itu, keuntungan yang lumayan besar hingga ratusan juta rupiah perbulan diraih Kasiyem berkat pelanggannya yang setiap hari semakin bertambah banyak. Pemasarannya sudah meluas sampai ke berbagai perusahaan swasta, lembaga pemerintahan, para pejabat pemerintahan, toko besar dan lain sebagainya. Penjualannya pun gencar dilakukan dan laris manis sampai ke daerah Bandung, Malang, Jakarta, Bali dan Surabaya. Bukan hanya dipasarkan di sejumlah kota besar tersebut, bahkan sudah dipasarkan hingga ke luar negeri tepatnya negara Belanda. Dimana dalam satu minggu, wanita yang ramah dan supel ini dapat mengirimkan atau mengekspor satu ton sambal pecel khas madiun cap jeruk purut buatannya ke negara kerajaan tersebut.

Demikianlah yang bisa penulis sampaikan mengenai kisah sukses berbisnis sambal pecel khas madiun. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. Untuk membaca kelanjutan kisahnya simak artikel berikutnya berjudul Usaha Sambal Pecel Menguntungkan.