Sabtu, 30 Mei 2015

Tokoh Sukses Populer Soichiro Honda



Tokoh Sukses Populer Soichiro Honda - Kegagalan dialami oleh pria yang ramah dan supel ini. Di saat ia memutuskan mengundurkan dari pekerjaannya di sebuah bengkel milik bosnya dan kemudian memilih membuka bengkel permesinan milik sendiri ternyata tidak semudah dalam menjalankannya. Bengkelnya memproduksi Ring Pinstons. Ternyata setelah dilempar produk tersebut ke pasar, produk ring pistons tersebut tak laku terjual. Pihak Toyota menolak produk ring pistons buatannya dengan alasan tidak memenuhi standarisasi yang ada dan lentur. Kegagalan itu membuat Soichiro Honda terpukul yang membuat ia jatuh sakit beberapa bulan lamanya.
 
Tokoh Sukses Populer Soichiro Honda
Tokoh Sukses Populer Soichiro Honda (http://www.leithhonda.com)
Dengan keteguhan hatinya, ia mencoba bangkit kembali. Ia mencari solusi atas permasalahan produknya tersebut. Kemudian setelah berbagai cara ditempuh mencari solusi atas ring piston buatannya itu, namun tak kunjung pula ditemukan jalan keluarnya. Satu-satunya jalan untuk menemukan jawaban akhirnya Soichiro Honda memutuskan kuliah untuk menambah wawasannya mengenai mesin.

Pada waktu siang, selepas pulang menuntut ilmu dari pagi hari, Soichiro Honda bergegas menuju bengkelnya untuk mempraktekkan atau mengaplikasikan ilmu yang didapatnya dari bangku kuliah. Karena sering bekerja di dalam bengkelnya sendiri membuat ia jarang mengikuti perkuliahan. Sehingga selepas 2 tahun mengecap status mahasiswa, pria yang cekatan ini terpaksa dikeluarkan dari bangku kuliah disebabkan jarang sekali mengikuti perkuliahan yang diwajibkan.

Tokoh Sukses Populer Soichiro Honda
Mengetahui dirinya dikeluarkan oleh pihak universitas, Soichiro Honda kaget. Ia tidak terima dengan keputusan universitas. Pria yang hobi menonton balap mobil ini segera mendatangi Rektor dan menjelaskan panjang lebar kepadanya yang intinya bahwa ia kuliah untuk menuntut ilmu pengetahuan bukan untuk mendapatkan ijazah. Namun Rektor merasa tersinggung dengan penjelasan Honda tersebut dan ia merasa Honda telah melakukan penghinaan terhadap universitasnya. 

Fokus Soichiro Honda kembali kepada bengkelnya. Ia melakukan berbagai penelitian untuk mencari desain ring pistons yang baik. Akhirnya berkat keuletan, kecerdasan, kerja keras dan kecermatannya, Soichiro Honda mampu membuat sebuah bentuk ring pistons yang bisa diterima oleh pasar. Kemudian perusahaan Toyota tertarik atas ring piston buatan Honda sehingga memberikan kontrak kepadanya. Pemberian kontrak dari pihak Toyota tidak memuaskan bagi Soichiro Honda. Sebab sekali-kali kontrak bisa berakhir dan selesai. Ia tidak menginginkannya demikian. Oleh sebab itu, pria yang cerdas ini berencana mendirikan sebuah pabrik miliknya sendiri yang memproduksi ring piston dalam jumlah besar.

Saat itu negara Jepang sedang menghadapi perang dunia kedua. Sehingga Jepang tak memberikan modal usaha bagi Honda. Honda merasa sedih, niatnya untuk membuat pabrik harus kandas. Akan tetapi, pria yang ulet ini tak pernah kekurangan akal. Pria tangguh ini memutuskan untuk mengumpulkan dana dari kumpulan orang kaya raya dalam rangka mewujudkan niatnya membangun pabrik. Musibah kembali datang menghampirinya. Dimana saat meletusnya perang dunia kedua, pabrik yang dibangun Honda tersebut terbakar dan meledak sebanyak 2 kali. Namun, hal itu tidak membuat pria yang dermawan ini patah semangat. Segera Honda mengumpulkan para pegawainya untuk bahu membahu membangun pabrik bersama-sama dari bahan bangunan yang ada.

Itulah sebagian mengenai perjalanan hidup sang tokoh sukses populer Soichiro Honda. Dan untuk kelanjutan kisah hidupnya yang lebih lengkap dapat anda temukan di artikel berikutnya berjudul Kisah Sukses Soichiro Honda Tokoh Otomotif .