Senin, 18 Mei 2015

Sukses Bisnis Telur Asin



Sukses Bisnis Telur Asin - Apa yang anda bayangkan jika mendengar nama telur asin? Telur asin bentuknya bulat yang biasanya cangkangnya berwarna hijau muda. Telur asin termasuk jenis makanan pendamping nasi yang disukai sekali oleh berbagai kalangan. Dari anak-anak hingga orang lanjut usia menyukai telur asin. Rasanya yang khas, asin, gurih, lezat, nikmat membuat jenis kuliner ini sangat digemari banyak orang. Salah satu orang yang menekuni bisnis telur asin adalah Ibu Pinik. Wanita cantik ini melakukan bisnis telur asin dengan merek EL.
 
Sukses Bisnis Telur Asin
Sukses Bisnis Telur Asin (http://www.abwaba.com)
Awal usaha telur asinnya dimulai dari banyaknya penggemar telur asin di daerah tempat tinggalnya. Akan tetapi, ia melihat masih langkanya telur asin di pasaran atau masih sedikitnya para pelaku usaha yang memilih usaha ini. Adapun bahan baku pembuatan telur asin di daerahnya berlimpah ruah sekali yakni telur bebek yang segar. Hal ini membuat wanita yang ramah ini memilih membuka usaha bisnis telur asin. Awalnya ia merasa ragu dengan usahanya tersebut. Namun wanita berpenampilan menarik ini memilih nekad memulai usaha telur asin atau mencoba usaha telur asin. Ibu Pinik berusaha senantiasa berpikiran positif sehingga bisnis telur asin dijalaninya dengan tekun dan serius.

Eksprerimen dan percobaan dalam membuat telur asin yang enak, nikmat, gurih dan lezat dijalaninya. Kegagalan-kegagalan dialaminya beberapa kali. Seperti rasa telur asin kurang enak, rasa telur asin terlalu asin untuk dimakan dan lain sebagainya. Kegagalan demi kegagalan dialaminya. Namun wanita murah senyum ini pantang menyerah. Ia terus bereksperimen hingga meraih kesuksesan dalam membuat resep pembuatan telur asin yang nikmat dan enak. Kemudian Ibu Pinik memasarkan telur-telur asinnya tersebut kepada keluarganya dan sejumlah teman-temannya. Komentar mereka mengenai telur asin buatannya sangatlah positif dimana mereka menyukai sekali telur asin buatan Ibu Pinik. Hal tersebut membuat wanita yang supel ini kian semangat untuk mengembangkan usaha telur asinnya.

Sukses Bisnis Telur Asin
Akan tetapi, sama seperti usaha lainnya, kendala dan hambatan yang pasti menempanya, begitulah yang dialami oleh wanita pekerja keras ini. Ibu Pinik ternyata tak pandai dalam menjual makanan. Jam terbangnya dalam proses menjual sangat kurang. Karena belum pernah memiliki pengalaman dalam menjual barang apapun. Kekurangan ini tidak membuat wanita kalem ini menyerah. Wanita periang ini dikenal pribadi pantang menyerah. Justeru, Ibu Pinik mencari solusi atas kendala itu. Akhirnya, ibu Pinik fokus pada keahliannya dalam membuat telur-telur asin itu kemudian menunggu pembeli dari kalangan keluarga dan temannya.

Ibu Pinik ingin memperluas pangsa pasar telur asin dan memperbesar skala usahanya. Oleh sebab itu, ia senantiasa rajin membaca sejumlah literatur, buku, majalah, dan lain sebagainya tentang ilmu pemasaran. Selain itu, Ibu Pinik mendapatkan masukan dari keluarga dan teman-temannya untuk mulai mencoba menitipkan telur asin bikinannya ke sejumlah rumah makan atau warung makan, toko-toko kue, warung, toko sembako, dan lain sebagainya. Usaha tersebut dicoba oleh wanita supel ini. Kendala dan rintangan ditemuinya. Seringkali pemilik toko menolak titipan telur asin buatannya dengan alasan telur asinnya belum dikenal orang.

Demikianlah artikel mengenai ibu Piknik yang sukses bisnis telur asin. Untuk kelanjutan ceritanya dapat disimak pada artikel berikutnya berjudul sukses usaha telur asin. Semoga artikel ini bermanfaat. Tetaplah menyimak blog ini agar anda dapat terus termotivasi meraih kesuksesan.