Minggu, 24 Mei 2015

Usaha Sambal Pecel Menguntungkan



Usaha Sambal Pecel Menguntungkan - Telah diungkapkan dalam artikel sebelumnya berjudul Kisah Sukses Berbisnis Sambal Pecel Khas Madiun bahwa Kasiyem memperoleh keuntungan materi yang sangat besar hingga meraup uang sebesar Rp.200 juta perbulan dari usaha sambal pecel. Sambal pecel madiun cap jeruk purut bukan hanya dipasarkan di sejumlah kota besar di dalam negeri tapi juga sudah diekspor hingga ke mancanegara tepatnya negeri Belanda.
 
Usaha Sambal Pecel Menguntungkan
Usaha Sambal Pecel Menguntungkan (http://www.kstv.co.id)
Namun sama seperti usaha lainnya, tantangan dan kendala maupun hambatan pasti dialami oleh setiap pelaku usaha. Hambatan dan kendala tersebut justeru merupakan vitamin agar usaha yang dijalani lebih kuat dan lebih besar atau berkembang lagi nantinya. Begitupula yang dialami oleh Kasiyem Roesmadji dimana ia mengalami kendala dalam usahanya. Permintaan sambal pecel khas madiun cap jeruk purut dari negara Belanda selalu dalam jumlah besar setiap minggunya apalagi di tahun 1995. Tiba-tiba tanpa sepengetahuan dirinya, pihak Pemerintahan Kota Madiun memindahkan pesanan sambal pecel dari Belanda itu ke pelaku usaha sambal lain. Dengan alasan, harga sambal pecel khas madiun cap jeruk purut buatannya sangat mahal. 

Kasiyem merasa kecewa dengan kebijakan pemerintahan kota Madiun tersebut. Tapi ia telah menerimanya dengan ikhlas. Kalau rejeki tak akan pergi kemana-mana. Rejeki seseorang Allah SWT yang menentukan. Bukan manusia yang menentukan. Benar saja. Disebabkan sambal pecel dari pelaku usaha lain yang rasanya berbeda dengan sambal pecel khas madiun cap jeruk purut membuat para pengusaha Belanda yang sebelumnya memesan sambal pecel menolak pecel tersebut. Dengan alasan sambal pecel dari pelaku usaha lain  tidak bertahan lama dimana dalam waktu lima belas hari sambal pecel tersebut telah bau.

Usaha Sambal Pecel Menguntungkan
Atas komplain dari para pengusaha Belanda itu, akhirnya pihak pemerinahan kota Madiun mengalihkan kembali pesanan sambal pecel dari Belanda itu ke ibu Kasiyem yang memiliki usaha sambal pecel khas Madiun cap jeruk purut yang sangat berkualitas baik dari cita rasa dan tahan lama. Wanita yang selalu tampil penuh semangat ini memulai lagi ekspornya ke negeri kincir angin.

Sementara itu, keberhasilannya mengekspor sambal pecel ke negara Belanda membuat Kasiyem menargetkan pasar luar negeri baru berikutnya yang sangat potensial yakni negara Singapura dan Malaysia. Hal itu direncanakan terlaksana dibantu oleh pemerintahan kota setempat dimana pihak pemerintahan setempat telah berkomunikasi dengannya hendak mengekspor sambal pecel khas Madiun cap Jeruk Purut ke negara Malaysia dan Singapura. Akan tetapi, sampai berita ini diturunkan tidak ada realisasi dari rencana pemerintahan kota Madiun tersebut.

Wanita cantik ini berharap ingin segera mewujudkan mimpinya yakni mengekspor sambal pecel khas Madiun cap jeruk purut ke negara Singapura dan negara Malaysia. Karena menurut penuturan sanak saudaranya yang telah pergi ke sana banyak sekali orang Malaysia dan Singapura yang menggemari sambal pecel. Kemudian target berikutnya, wanita ramah ini berkeinginan mengekspor sambal pecel khas Madiun cap Jeruk purut ke negara Arab Saudi khususnya pada waktu musim haji. Sebab permintaan sambal pecel di negara Arab Saudi terbilang lumayan besar. Karena banyaknya warga negara Indonesia yang berada di negara kerajaan tersebut. Namun, Kasiyem berharap pemerintahan kota setempat membantunya dalam mengekspor sambal pecel ke sejumlah negara itu.

Demikianlah kisah sukses usaha sambal pecel menguntungkan yang dilakukan oleh Kasiyem. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Selamat berbisnis dan semoga sukses !