Selasa, 26 Mei 2015

Sukses Usaha Menjahit Menguntungkan



Sukses Usaha Menjahit Menguntungkan - Seperti telah diceritakan pada artikel sebelumnya berjudul Sukses Bisnis Menjahit Untung Besar bahwa wanita bernama Tati Hartati sudah terbiasa hidup mandiri dengan menjahit pakaian sendiri dan menjual hasil jahitan. Setelah dewasa pun, jiwa kemandiriannya semakin kuat.
 
Sukses Usaha Menjahit Menguntungkan
Sukses Usaha Menjahit Menguntungkan (http://www.nadyajaya.com)
Selepas menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB, wanita yang akrab disapa Tati ini memilih bekerja kantoran di suatu perusahaan. Hal ini tak terlepas dari situasi dan kondisi yang memaksanya. Dimana ayahanda tercintanya sudah memasuki usia pensiun dari lembaga atau perusahaan BUMN. Sehingga praktis beban ekonomi keluarga beralih ke wanita yang pekerja keras ini. Tati pun harus membiayai pendidikan tinggi sang adik tercinta. Ia pun semakin giat dalam mencari uang semenjak ayahanda tercinta memasuki masa pensiun dan ibunda tercinta tidak bekerja sama sekali.

Manusia diciptakan oleh Allah SWT secara berpasang-pasangan. Sebagai manusia biasa tentunya mempunyai fithrah yakni kebutuhan biologis. Begitupula dengan Tati disamping ingin memiliki sebuah keluarga yang bahagia. Lalu pada tahun 1998, Tati Hartati menikah dengan seorang pria pujaannya. Pernikahan pun diselenggarakan dengan penuh kesederhanaan. Tampak senyum bahagia di wajah para mempelai pengantin.

Semenjak berumah tangga ternyata suami tercinta melarang wanita yang cantik ini untuk bekerja di sebuah pekantoran. Sebagai isteri yang patuh pada perintah suami, Tati menuruti perintah suami tercinta tersebut. Akan tetapi, jiwa bisnisnya terus membuncah dan tidak mau berdiam diri di dalam rumah tanpa suatu kegiatan apapun yang tidak menghasilkan uang. Oleh sebab itu, Tati memilih-milih usaha rumahan yang akan dijalankannya. Akhirnya setelah melalui pertimbangan yang matang, wanita yang murah senyum ini memilih memulai usaha menjual busana bikinan sendiri.

Sukses Usaha Menjahit Menguntungkan
Usaha yang dijalani Tati didukung oleh suami tercinta. Bermodalkan uang pemberian dari suami sebesar Rp.1.000.000 maka Tati pun membuka usaha rumahan berjualan pakaian buatannya. Ia mendesain busana dan menggambar busana sendiri. Keahlian dan keterampilannya dalam bidang jahit menjahit tidak usah diragukan. Sejak kelas 4 SD, wanita yang supel ini telah mahir menjahit berbagai jenis pakaian. Usaha bisnis menjahit dan menjual pakaian buatan sendiri dilakukan sambil mengurus anak dan rumah tangga.

Adapun kata orang yang sudah pengalaman, seorang isteri tidak akan habis pekerjaan yang dilakukan. Banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam sebuah rumahtangga. Hal itu dirasakan oleh Tati Hartati. Walaupun ia sibuk dengan kegiatan mengurus anak dan rumahtangga, justeru itu bukan halangan untuk produktif dalam menjahit. Wanita yang supel ini sanggup membuat 50 busana anak dalam satu bulan. Wanita yang rajin beribadah ini melakukan usaha menjahit secara mandiri dimana ia menggambar sendiri, menjahit sendiri, dan membordir sendiri.

Wanita yang sopan ini dalam jiwanya tertanam suatu sifat yang senantiasa ingin menciptakan dan menghasilkan suatu yang berguna bagi orang banyak. Kemudian setelah dilempar ke pasar, ternyata hasil jahitannya berupa pakaian anak di terima secara baik oleh pasar. Wanita yang mudah bergaul ini sangat gembira dan tambah semangat berbisnis karena jualan baju anak buatannya laris manis dibeli banyak orang.

Produknya semakin dikenal banyak orang membuat Tati Hartati membuat merek bagi pakaian buatannya dengan brand Dannis. Itulah kisah Tati Hartati yang sukses usaha menjahit menguntungkan. Untuk kelanjutan kisahnya dapat disimak pada artikel berikutnya yang berjudul Usaha Busana Muslim Menjanjikan.