Minggu, 17 Mei 2015

Sukses Bisnis Bengkel Vespa



Sukses Bisnis Bengkel Vespa - Vespa merupakan salah satu alat transportasi berupa sepeda motor yang memiliki banyak penggemar dan pemakai setia. Di tanah air sendiri banyak sekali komunitas-komunitas penggemar motor Vespa. Mereka biasanya berkumpul setiap minggu sekali sebagai ajang silaturahmi.
 
Sukses Bisnis Bengkel Vespa
Sukses Bisnis Bengkel Vespa (http://www.medanbisnisdaily.com)
Melihat perkembangan jumlah pengguna sepeda motor vespa di tanah air yang sangat besar membuat Dudi Purwanto melihat peluang bisnis bengkel vespa. Sebab seringkali sebuah sepeda motor vespa yang biasanya berusia tua mengalami kerusakan yang berbeda dengan kerusakan sepeda motor merek lain. Intuisi bisnisnya sangat tajam. Hal tersebut tak terlepas dari pengalamannya bertahun-tahun dalam menekuni bisnis. Sekarang omzet yang berhasil Dudi Purwanto raih setiap harinya dari usaha bengkel vespa sebesar Rp.500.000. Lumayan bukan?!

Keberhasilan yang diraih pria ramah ini tidaklah didapat dengan mudah. Namun banyak sekali halangan dan rintangan yang menghadangnya, berbagai kesulitan menghampirinya. Memang itulah dunia bisnis yang harus dihadapi setiap pengusaha. Jatuh dan bangun dalam setiap usaha pasti akan ia alami. Seperti halnya pria yang murah senyum ini. Namun pria kelahiran kota Jakarta ini dikenal pribadi yang tak pernah putus asa. Dudi Purwanto yang akrab disapa Doyok ini percaya bahwa hanya orang kafirlah yang boleh berputus asa. Sedangkan dirinya sebagai orang beriman, pantang untuk berputus asa. Allah SWT berfirman "janganlah berputus asa dari Allah. Sesungguhnya orang kafirlah yang berputus asa dari rahmat Allah".

Pria yang supel ini membuka usaha bengkel vespa di Jln Kayu Manis Timur No 11 daerah Jakarta Timur. Usaha bengkel vespanya diberi nama Gaya Mandiri. Kesuksesan usaha bengkel vespa yang beromzet Rp.500.000 per hari ini tidaklah didapat dengan mudah. Sebelum sukses sekarang ini, pria yang rajin beribadah ini pernah tertipu berkali-kali oleh rekan bisnis yang dipercayainya dalam bekerjasama membuka dan membangun usaha bengkel. Namun hal itu tidak membuatnya pantang semangat. Justeru itu dijadikanlah suatu pelajaran berharga baginya di masa mendatang dalam menjalankan bisnis bengkel vespa.

Sukses Bisnis Bengkel Vespa
Adapun yang menjadi alasan Doyok membuka usaha bengkel vespa karena menurut pria yang pernah menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta ini, menjadi karyawan sangat rentan terhadap kesejahteraan disebabkan tidak adanya jaminan kesejahteraan di hari tua atau tidak adanya jaminan kesejahteraan bagi masa mendatangnya. Oleh sebab itu, ia memilih menjadi pengusaha bengkel vespa.

Pada tahun 1995, pria yang supel ini memutuskan berhenti bekerja di perusahaannya. Dan ia memilih membuka usaha bengkel sepeda motor Jepang bersama temannya. Namun ketika usaha bengkel sedang berkembang pesat, enam bulan kemudian tiba-tiba teman bisnisnya itu melakukan penipuan pada Doyok dimana seluruh modal awal dan keuntungan usaha bengkel dibawa semua oleh teman bisnisnya tersebut. Hal itu membuat Doyok kehilangan apa yang telah dimilikinya selama ini. Ia tidak punya uang sama sekali. Akan tetapi hal tersebut tidak membuat pria tampan ini menyerah. Ia membuka kembali usaha bengkel motornya dengan bekerjasama dengan salah seorang rekan bisnisnya yang terpercaya.

Akan tetapi, kejadian berulang kembali terjadi, pria yang sopan ini kembali tertipu oleh rekan bisnisnya itu yang membuat bisnis bengkel yang dijalankannya mengalami kebangkrutan. Dimana modal dan uangnya ludes dibawa kabur oleh rekan bisnisnya tersebut. Namun tidak seperti sebelumnya, Doyok mulai mau menyerah dalam membuka usaha bengkel. Ia tidak mau kembali membuka usaha bengkel motor.

Berjalan waktu, berkat saran dan masukan dari sejumlah orang terdekatnya untuk memulai kembali usaha bengkel, tapi bukan bengkel untuk sepeda motor bikinan Jepang namun bisnis bengkel khusus sepeda motor vespa, pria  berkacamata ini akhirnya memutuskan membuka usaha bengkel kembali khusus sepeda motor vespa bernama GM sesuai saran orang-orang terdekatnya. Waktu itu, tempat bengkel vespa cuma berupa ruangan berukuran sangat kecil yang berada tepat di depan beranda rumah kedua orangtua tercintanya. Perlahan-lahan usahanya mengalami kesuksesan dengan omzet Rp.500.000 perhari. Itulah kisah sukses bisnis bengkel vespa yang dijalani Doyok.