Senin, 25 Mei 2015

Mau Berbisnis Donat



Mau Berbisnis Donat - Kesuksesan manis rasanya. Tapi sebelum meraih kesuksesan biasanya seseorang harus mengalami pahitnya kehidupan, kerja keras, keuletan, dan kesabaran karena semuanya harus merintis dari bawah. Begitupula wanita yang penyabar dan dermawan bernama Utami. Ia bekerja keras, ulet dan tekun dalam merintis usaha supaya usahanya maju dan berkembang.
 
Mau Berbisnis Donat
Mau Berbisnis Donat (http://www.konsultasiusaha.com)
Setelah belajar dari pengusaha Malaysia, Utami menyadari pentingnya pemasaran yang baik. Karena produk sebagus apapun tanpa pemasaran yang baik maka produk itu sia-sia belaka. Sebuah produk harus mampu dijual dan dipasarkan dengan bagus agar cashflow usaha berjalan lancar dan menguntungkan. Oleh sebab itu, Utami menggunakan berbagai jalur pemasaran dan penjualan seperti menggunakan website pribadi untuk menjajakan produk buatannya yakni donat kampung. Penjualan melalui media online mendongkrak keuntungan usahanya. Selain itu, wanita yang cerdas ini  mengiklankan donat buatannya secara berbayar di sejumlah situs terkenal yakni google adword dan facebook.

Berkat promosi usaha yang gencar lewat media online yakni website pribadi, facebook dan google adword membuat pelanggannya semakin bertambah setiap harinya. Pelanggannya tersebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti Sumatera, Pulau Jawa, Kalimantan, dan daerah lainnya. Di tahun 2008, bukan hanya di dalam negeri, berkat media online yang menjangkau ke seluruh dunia,  pelanggan setianya juga ada yang datang dari luar negeri yakni Singapura, Hongkong, Malaysia, Belanda dan London Inggris.

Mau Berbisnis Donat
Sudah 11 tahun, Utami menjalankan bisnis donat. Kemajuan usahanya terbilang sangat pesat dan fantastis. Wanita baik hati ini bersyukur kepada Allah SWT atas segala karunia dan kenikmatan selama ini. Sekarang donat buatannya yang bermerek DKU sudah menjadi group bisnis yang menaungi sejumlah bidang usaha dan cabang usaha.

Kesuksesan besar yang diraih donat kampung buatan Utami membuat ia membuka usaha jenis lainnya untuk membuka pangsa pasar baru yakni usaha pembuatan brownies, berbagai macam kue kering, roti manis dan kue tart.  Usaha-usaha tersebut dibawah naungan DKU dan dikelola oleh DKU Cookies. Sama seperti bisnis donat, penjualan kue kering akan mengalami kenaikan tajam yang signifikan pada waktu akhir tahun dan lebaran. Sehingga keuntungan pun meningkat tajam. Pendapatan bersih yang didapatnya pada saat itu biasanya sekitar Rp.500 juta perbulan.

Seperti orang yang tidak ada puasnya dalam berbisnis, Utami merambah ke bidang jenis usaha lain berikutnya yaitu membuka restoran bernama Sari Rasa di daerah Jombang. Pengelolaannya masih dibawah bendera DKU. Lalu ia membuka usaha oleh-oleh Jombang berupa toko di daerahnya. Sisanya adalah usaha jasa marketing, jasa hosting desain web dan usaha fashion dan perhiasannya.

Itulah kisah Utami yang mau berbisnis donat dan berhasil kemudian membuka cabang usaha lainnya. Memang begitulah DNA orang-orang dan pengusaha sukses. Jika satu sumber penghasilan mengering maka akan ada sumber penghasilan berikutnya. Tidak cukup memiliki satu jenis usaha. Benarkan?! Selamat berbisnis bagi para pembaca dan semoga sukses!